Thursday, 10 December 2009

24th poetry: Syukur

Ku buka mata ini dengan pancaran hati syukur

Ku peluk indahnya alam ini dengan sapaan hati kasih

Getar gelombang rasa ikhlas telah merasuk ke dalam kalbu

Sebagai jalur komunikasi antara aku dan Tuhan


Ku ejawantahkan segenap rasa syukur dalam hati

Ku tarik napas ku dalam-dalam dan ku hembuskan

Dan menyampaikan rasa terima kasihku kepada Tuhan

Ku percaya tak ada yang mustahil bagi Tuhan


Ku utuhkan keberanianku

Ku rasakan damainya kepercayaanku

Karena daya dan upayaku telah dijanjikan-Nya

Sebab Tuhan telah tetapkan hak untuk berbahagia


Lihat, dengar, dan rasakan

Betapa rasa syukur menjadi doa dalam kemakmuran

Mental, material, dan spiritual dalam satu kata syukur

Kan ku amalkan tuntunan mensyukuri kehidupan ini


Sebagai nyanyian doa dalam sanubari menuju bahagia...

Monday, 28 September 2009

back to my musing : masalah dan dusta putih

Haii guys.. gimana liburannya?? Rabu besok udah masuk sekolah lagi ajja ye.. cepet bangedd ahh!!

Oia disini gue mau sharing tentang yang namanya dusta putih dan masalah hidup. Here it is...

Bagaimana mungkin engkau dapat meraih kebaikan jika jalan-jalan yang kau gunakan untuk meraihnya tidaklah baik.
–Kahlil Gibran—

Thats the great opening words from Kahlil Gibran.
Gue selalu kagum sama orang-orang yang punya dedikasi tinggi seperti Pak Mario Teguh dan Kahlil Gibran. Gue kagum. Dan terlebih lagi quotes ini seperti menampar gue.

Kita terpesona oleh seseorang, bukan karena ia mampu melakukan yang tidak mampu kita lakukan, tertapi karena dia bersedia melakukan yang tidak kita lakukan.
--Mario Teguh--




Benar sekali, kita semua ini adalah bintang yang dalam proses menjadi. Dekatkanlah diri kita pada kebaikan, jangan sampai sinar kebintangan kita terhalang oleh awan kelam yang membuat keberadaan kita ada tapi mendapatkan perlakuan yang salah, seperti emas yang dikira kuningan.

Lalu apakah yang menyebabkan kita mendapatkan salah perlakuan?
DUSTA dan jalan-jalan salah yang terbukti bukan jalan adalah salah satunya.

Ketahuilah ini, Jalan-jalan kebaikan adalah jalan Tuhan, sehingga orang-orang yang berjalan di jalan kebaikan sebetulnya berjalan bersama Tuhan. Maka serahkanlah diri anda untuk berjalan dalam kebaikan, lalu perhatikan apa yang terjadi.
Dari sekian banyak hal yang gue alami dan dari banyak nasihat ini, TAK ADA BERBOHONG DEMI KEBAIKAN. Mereka yang telah berdusta itu mengatasnamakan kebaikan untuk melakukan perbuatan mungkar. Lalu jika memang menurutmu ada DUSTA PUTIH, apakah engkau juga beranggapan bahwa Tuhan Pun melakukan dusta kepadamu dengan mengatasnamakan kebaikan?



Tidakkah engkau berpikir ketika melakukan sebuah kebohongan engkau akan melakukan sebuah kebohongan yang lebih besar lagi untuk menutupinya? Hingga engkau akan terjerumus dalam kondisi terburuk akibat dari dusta kecil yang engkau buat. Bahkan engkau pun mengatasnamakan kebaikan yang merupakan jalan Tuhan untuk memuliakan kita.
Tetaplah kebaikan itu kan menunjukkan jalannya. Tak ada salahnya kita jujur walaupun itu menyakitkan. Justru mungkin akan lebih melukai lagi jika kita tlah berdusta.




Ketahuilah bahwa setiap kita pasti akan diuji kelayakannya untuk berada disisi-Nya melalui cobaan hidup. Dan jangan engkau nodai hal itu dengan setitik dusta putihmu.

Hidup yang tidak teruji adalah hidup yang tidak layak untuk dihidupi (unexamined life is not worth living).
--Socrates--

Hanya ada satu tempat di dunia ini dimana manusia terbebas dari segala ujian hidup, yakni kuburan. Berarti, tanda bahwa manusia tersebut masih hidup adalah ketika dia mengalami ujian hidup, kegagalan dan penderitaan. Dan kebanyakan dari kita melihat ujian hidup dengan melihat buruknya. Mereka terlalu takut untuk melihat dari sisi baiknya. Lebih berani lah untuk melihat dari sisi baiknya. Semua cobaan itu ada bertujuan agar kita sampai untuk dimuliakan-Nya. Pahamilah bahwa ujian hidup itu merupakan berkah bagi kita untuk memulai kehidupan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Mereka harus meniti anak-anak tangga untuk menuju kesuksesan. Jika ia terjatuh pada satu anak tangga, maka sadarlah bahwa sesungguhnya ia sedang menyambut kemenangan dan kelapangan.

Kalau begitu, syukuri halangan, berekasi baiklah, karena semua itu ditujukan agar anda sampai.

Maka, bukalah pintu-pintu kemenangan dan kelapangan tersebut dengan kunci-kunci yang tepat, agar engkau termasuk orang-orang yang beruntung.
Tahukah engkau bagaimana perak harus dimurnikan sebanyak tujuh kali. Perak yang masih kotor harus dipanaskan dan dilelehkan, karena perak berberat jenis cukup besar, maka ketika dipanaskan dia akan turun dan kotorannya akan naik. Saat itulah kotoran-kotoran yang sudah naik tersebut disaring dan dibersihkan. Setelah mengalami pembersihan tahap pertama, maka kembali perak itu dicairkan untuk tahap kedua kalinya lalu disaring kembali. Hal ini harus dilakukan berulang kali untuk mencapai tingkat kemurnian yang diharapkan. Setelah tujuh kali, barulah perak itu murni, tinggal menyisihkan kotoran-kotoran yang halusnya saja.
Alhasil, setelah melalui berkali-kali proses pembersihan, perak itu begitu cemerlang bagaikan cermin. Padahal, ketika masih kotor, betapa sulitnya untuk bercermin pada perak tersebut. Namun setelah tujuh kali dipanaskan, orang baru dapat melihat wajahnya sendiri pada perak tersebut. Dari sini kita dapat ambil hikmah, bahwa ketika ‘kotoran hidup’ (karakter, watak dan kebiasaan negatif sulit lekang sekalipun sudah berkali-kali berusaha untuk meninggalkannya), maka kita tampaknya perlu masuk dapur api pengujian hidup agar dapat menemukan kembali makna hidup itu sendiri dan dapat kembali suci kembali ke jalan-Nya.

“Sesungguhya bersama kesulitan tersimpan kemudahan. Dan sungguh bersama kesulitan itu kemudahan.”
(Al-lnsyirah: 5-6)

Mestinya tidak ada lagi tersisa kata untuk menyerah dalam hidup. Sebab, janji Allah adalah suatu hal yang pasti. Jelas, bahwa bersama kesulitan tersimpan kemudahan. Dan tidak ada satupun manusia yang hidup di dunia ini kecuali ia akan mengenyam kesulitan beberapa saat. Namun, bukankah tidak selamanya siang itu ada atau malam itu bertahta. Namun, siang akan berganti malam dan malam pun akan disambut oleh siang.

“Dan ketahuilah sesungguhnya kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesulitan, dan sungguh bersama kesulitan itu bersama kemudahan.”
(Al-Arba’un an-NawawTyyah: 19).




Sampai disini dulu, semoga pelajaran ini berguna bagi kita semua, Amin.
Oiya, segenap hati puisihafidh.blogspot.com mengucapkan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H...
Minal Aidin Walfaidzin, Mohon maaf lahir dan batin...

Tuesday, 15 September 2009

Untuk sahabat dan dari sahabat; 24th poetry: Sahabat

PERSAHABATAN

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapar dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian. Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.
--Kahlil Gibran--

Thats it! What a great words from Kahlil Gibran.
Ok, pertama-tama gue pengen say: haiiiiiiii!!!! selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya...!!
Disini gue pengen cerita tentang sahabat.
Well, gue emang bukan sahabat yang baik. Bahkan sekarang sahabat-sahabat gue yang udah kenal perlahan hilang akibat kebodohan gue sendiri ataupun hal lainnya. Andai gue bisa memutar kembali waktu, gue pengen bisa memperbaiki kehidupan gue. But EXACTLY NO! Itu adalah harapan seorang yang putus asa. And I’m not like that!
Jika sekarang ini gue masih bisa untuk memperbaiki kehidupan gue, buat apa gue berkhayal untuk bisa memutar kembali waktu?? I can do it right now!
Buat sahabat gue yang sekarang udah jauh dari gue yang mungkin sekarang udah berbahagia dengan kehidupannya, berbahagialah. Gue sangat berbahagia jika engkau berbahagia. Gue minta maaf atas semua sikap dan tingkah laku gue selama ini. Dan gue masih menganggap kalian semua adalah sahabat! Selamanya!

Yes u can say bullshit with all things in this blog, thats your right!
Selama ini gue udah banyak belajar dari kalian semua, gue mengucapkan banyak terima kasih untuk para sahabat gue. Gue gak pernah menganggap “habis manis sepah dibuang” ke sahabat-sahabat gue. NEVER did it!

Kamu tidak perlu tahu bagaimana aku disini sangat memuliakanmu, karena tak semua kata harus terucap untuk membuatmu mengerti. Terlebih aku tak tahu harus seperti apa aku mengatakannya padamu.


Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan
Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita,
kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita
Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda,
dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati
Setiap orang mungkin bisa mendengar yang Anda katakan,
tetapi sedikit sekali yang betul-betul mendengarkan,
dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan.
Dan dengannya dia memberikan - bahkan yang tidak Anda minta.
--Mario Teguh--



Dan terakhir ini adalah tulisan puisi untuk sahabat-sahabatku dariku...

Sahabat...
Tak pernah terjamah dalam benakku tuk hilangkanmu
Meski kelak ku berkelana mengitari kehidupanku dalam lingkar waktu
Kesunyian dan kesepianku tak pernah mengusik kehadiranmu
Sahabat...
Adalah pengejawantahan kasih sayang tuk sesama manusia
Adalah teman tuk mengarungi kebaikan dunia sampai akhir
Adalah saat dimana tiap kejadian menjadi sebuah kenangan dan pelajaran
Persahabatan...
Takkan henti tuk saling melindungi dari sengatan teriknya sang surya
Takkan henti tuk saling menghangatkan di musim dingin
Takkan pernah gugur kasihnya meski di musim gugur
Takkan pernah lelah tuk saling mengindahkan taman hati kala musim bunga tiba
Sahabat adalah ia yang selalu ku rindukan...
Sahabat adalah ia yang bersahabat di lubuk hatiku...
Sahabat...
Marilah kita lebih berkasih sayang...

Sunday, 16 August 2009

Kebaikan kan menunjukkan jalan-Nya

Segala cobaan datang silih berganti menguji
Menerpa dan menghantam rapuhnya dinding hati
Bahkan terkadang kita menyerah sebelum berperang
Hadapilah tanpa ragu dan lantangkan suaramu
Tegapkan badanmu, wibawakan sikap dan tingkah laku
Lalu fokuskan pandanganmu tuk melihat cahaya di depan
Tuhan mengutus cobaan agar kita sampai
Dengan melalui jalan-jalan kebaikan dan keikhlasan
Niscaya kita kan berjalan beriringan dengan-Nya

Sucikan hati dan damaikan diri
Putuskan kebaikan tuk masa depan
Dan melangkahlah di jalan yang lurus dan benar
Teguhkan hati dalam memutuskan dan utuhkan dalam doa
Karena Tuhan Maha Mendengar segala harapan
Cobaan dari-Nya adalah ujian kesungguhan kita tuk memantaskan diri
Dan sungguh bersama kesulitan itu ada kemudahan
Sebab kebaikan adalah jalan agar kita semakin dekat kepada Tuhan

Wednesday, 24 June 2009

23th poetry : Puisiku

Ketika hari yang datang silih berganti
Kau hadir tuk mendampingiku menghadapi waktu
Tuk hilangkan semua angkara
Dengan kau ubah dengan melihat baiknya dunia

Ku berbahagia dari apa yang kau bahagiakan
Tak henti ku bersyukur kepada Tuhan
Berharap kisah ini kan terus terjaga
Tuk menyatukan setiap helai nafas kita nanti

Kau berikan pelajaran akan sebuah ketulusan
Tentang hidup dan tentang cinta
Hanya kamu yang mengerti dan terbangkanku
Kau buat cinta ini mendayung menunjukkan jalannya

Dirimu adalah pelengkap hadirku di dunia
Kau buat segalanya menjadi lebih berarti
Janji yang terukir adalah sebuah harapan indah
Yang terindah lagi jika kita realisasikan bersama

Ku ejawantahkan cintamu sebagai yang terakhir dalam hidup
Cintamu yang kan selalu menghiasi taman hatiku
Meresapi tanahnya hingga berkembang bunga indahnya
dan namamu tlah ku labuhkan dalam semenanjung cintaku

Puisiku ini adalah murni ku persembahkan untuk cinta
Ku agungkan dalam hati
Demi mencari makna hakiki cinta sejati
Mencari kepingan hati yang sebenarnya satu

Tuesday, 16 June 2009

Perasaan. . .

Hooollaaaa!!

Udah lamaa bangedd nii gue ga ngegeblog.. hmmhhh,, senangnyahh uas udah berakhir dengan segala trik-trik tipu muslihat,, “mencari jawaban tanpa mantra”.. hahhahahaah. Walaupun gue gag tau hasilna gimanna,, v berdoa ajja lah semoga kita dapet yang terbaiikk.. aminn.
Oc guys, gue kayana bakalan nulis hal yang (ehm) berbau perasaan. Firstly, gue mungkin disini akan berbagi sama lo semua apa yang gue alamiin selama ini..
Readers,, gue dah mulai mengerti tentang perasaan dan puisi itu pas gue dari kelas 6sd. Gile ya sotoy banged gue,, (masih ada yang lebih gile lagi??). Hmmh, dari dulu gue punya banyak temen sharing. Awalnya siih gue paling gag suka curhat-curhatan sama orang. Tapi gag tau kenapa perasaan gue selalu pengen bereaksi kalo ada temen yang lagi kesusahan.. gue akan bantu dia sebisa gue. Gue dari dulu dah pahamin berbagai macam sifat orang. Dengan segala pengalaman gue itu, sekarang gue mau bercerita ngalor ngidul tentang semua.

1. Dilema Cinta
Buat gue yang namanya cinta emang gag bisa ditebak, gag tau dimana ujungnya, bingung dan linglung, ngebuad orang jadi mabuk kepayang, bahkan sampe ada yang hancur gara-gara cinta. Itu gag berlebihan, gue bicara berdasarkan fakta yang pernah gue temuinn. Gue pengen lo semua disini tauu,, ketika lo ngalamin yang namanya sebuah dilema atau perasaan yang gag bisa diputusin ke mana arahnya. Apa yang terbaik dari hal itu?? Jawabannya adalah MEMBUAT KEPUTUSAN. Semakin lama lo ngebuat sebuah keputusan dari dilema lo, maka semakin rumit lah masalahnya. Putuskanlah mana yang terbaik buat lo, buat semuanya. Inget, kita gag akan tau itu baik atau buruk sebelum kita memutuskannya. Tapi ingatlah guys, Tuhan itu ada. Jalan kebaikan adalah jalan menuju Tuhan. Jadi ketika kita mau memutuskan yang baik untuk kita dan semua, percayalah Tuhan akan menyertai kita dimanapun kita berada. Tetapkanlah arah tujuan hidup lo menuju kebaikan, sebab dengan kebaikan kita akan semakin dekat dengan Tuhan. So, make ur decision now! Not later!

2. Kesedihan Mendalam
Kalo lo semua yang lagi ngerasa sedih dan kesedihan lo itu begitu mendalam.. hingga lo terasa begitu hancuurrrr dan telah mencapai batas dari kemampuan lo. Berbahagialah kawaan,, maka setelah itu lo akan mendapatkan sebuah kebahagiaan. Karena Tuhan gag akan ngasih cobaan diluar batas kemampuan hamba-Nya. So, segeralah bangkit dari keterpurukan lo menuju suatu kebahagiaan!!

3. Kehilangan
Oww God,, ini mungkin yang paling suliit. Ketika kita kehilangan orang kita cintai, ketika kita gag dapetin apa yang kita mau. Terasa berat tuk diungkapkan. Walaupun begitu, seharusnya kita meliat dari sisi baiknya. Kebanyakan dari kita biasanya melihat dari sisi buruknya. Kenapa dia bisa pergi dari kita? Itu karena Tuhan mau memberikan yang lebih baik dari itu. Kita harus banyak BELAJAR UNTUK MENJADI BAIK agar Tuhan mau memberikan yang TERBAIK DARI-NYA UNTUK KITA. Ingatlah bukan hak manusia untuk mempersalahkan yang sudah terjadi. Past is past. Yang harus dilakukan selanjutnya adalah MEMANTASKAN DIRI KITA AGAR MENDAPAT TAKDIR YANG BAIK. Jadilah orang yang baik, maka Tuhan akan memberikan yang terbaik. IKHLAS itu berusaha sebaik-baiknya lalu menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan. Ikhlas adalah ilmu orang hebat yang tak mudah untuk dilakukan. Maka hebatlah lo semua yang udah bisa mengikhlaskan kehilangan lo. Percayalah akan keindahan yang akan diberikan Tuhan nanti. And I have felt it before. It makes u feel better n become the best!

Ok, segini dulu aja dari gue,, kalo ada yang mau ditanyain, kritik, saran dsb, di comment ajjah.. atau di windows chat gue,, gue akan jawab n bantu sebisa gue. Thanks all, I hope ur life is become more better now, ok terakhir,, gue tutup dengan kata-kata ini: The unexamined life is not worth living. So, happy now my friends.. cz the purpose of your exam n our exam is make us better than before....
Sii yaaa!!!

Saturday, 13 June 2009

22th poetry: Terajam Cinta

Saat kata-kata tak lagi bisa terucap
Saat raga ini lelah tertatih mengejar bayangmu
Dan saat hati ini menjerit terajam cinta
Ku hanya berharap semu tentangmu
Tentang benang indah tuk kita rajut berdua
Mendambakanmu tuk lalui semua itu bersamaku
Ingin ku genggam tanganmu
Lalu ku tatap wajah cantikmu
Ku cium mesra tangan lentikmu
Tuk memberimu sebentuk cintaku
Ku dekap dengan penuh kehangatan
Berdebar keras jantungku hanya tuk mengingatmu
Namun ternyata segalanya luruh
Hancur hingga merajang hatiku
Saat kau pergi tinggalkanku
Saat kau pilih dia sebagai pilihan hatimu
Ku memang tak sempurna tuk kau miliki
Tetapi dirimu telah tersimpan dalam palung hatiku
Ku jaga dengan sepenuh hati dan kasih
Tlah ku coba setia menunggumu disini
Menanti sebuah kepastian tuk milkimu
Namun tetap ku terima semua perlakuanmu ini
Segala kesungguhan hati yang ku beri
Tidakkah berbekas di hatimu?
Tidakkah kau merasakan jeritan hatiku ini?
Dan bila suatu saat nanti ku mati
Akankah baru kau sadari semua saat kau baca puisi ini?
Kini biarlah ku nikmati semua hingga batas akhirku